RAPBD Perubahan 2026 Kabupaten Serang Disorot, Belanja Pegawai Tinggi Jadi Catatan DPRD

0
IMG-20260904-WA0004

Kabupaten Serang, realnewsbanten.com – DPRD Kabupaten Serang memberikan sejumlah catatan terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau RAPBD Perubahan 2026 yang telah diajukan Bupati Serang.

Salah satu sorotan DPRD Kabupaten Serang adalah masih tingginya persentase belanja pegawai dalam struktur APBD Perubahan 2026. Selain itu, DPRD juga akan mencermati mandatori spending untuk sektor pendidikan dan infrastruktur.

Catatan tersebut disampaikan setelah rapat paripurna DPRD Kabupaten Serang dengan agenda pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Perubahan 2026, Rabu, 2 September 2026.

Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum mengatakan, pihaknya akan mencermati sejumlah komponen anggaran dalam pembahasan bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Yang pertama terkait persentase mandatori spending yang juga menjadi catatan saat evaluasi di provinsi. Di antaranya untuk pendidikan, infrastruktur, termasuk juga persentase belanja pegawai yang memang masih tinggi. Itu yang nanti akan kita sisir kemudian dalam rapat Badan Anggaran,” ujar Bahrul Ulum kepada Kabar Banten.

DPRD Kabupaten Serang Akan Sisir Pergeseran Anggaran
Selain belanja pegawai, DPRD Kabupaten Serang juga akan mencermati sejumlah pergeseran kegiatan dalam RAPBD Perubahan 2026.

Menurut Bahrul, setiap pergeseran anggaran perlu dilihat secara lebih mendalam, terutama untuk memastikan apakah perubahan tersebut benar-benar berdasarkan kebutuhan publik.

“Kita akan lihat nanti pada saat rapat gabungan Badan Anggaran dengan TAPD,” katanya.

DPRD juga menyoroti kondisi serapan anggaran belanja daerah yang dinilai masih rendah. Padahal, dari sisi pendapatan, terdapat peningkatan angka yang tercantum dalam RAPBD Perubahan 2026. (Adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *